119 SISWA IKUT SELEKSI PASKIBRA KABUPATEN

(Sigit)


Bagi bangsa Indonesia, bulan Agustus merupakan bulan yang diagungkan, di bulan tersebut rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan. Perayaan tersebut tidak bisa lepas dari Upacara Detik-Detik Proklamasi. Pasukan Pengibar Bendera menjadi perhatian besar dalam upacara tersebut. Untuk itu, dalam rangka menyiapkan pasukan tersebut dilakukan pemilihan yang sangat selektif dan ketat sehingga diharapkan mendapatkan pasukan yang bisa diandalkan. Pemda Wonosobo juga menyelenggarakan seleksi Paskibra yang bertempat di halaman Pendopo Bupati dengan peserta 119 siswa SLTA. Senin (2/7).

Tarjo, selaku Kabag Kesra dan penanggungjawab Paskibra tingkat kabupaten, menyampaikan bahwa untuk tahun 2018 ini dilaksanakan seleksi Paskibra tingkat Kabupaten Wonosobo. Para peserta merupakan duta perwakilan dari seluruh SLTA yang ada di Wonosobo. Mereka diseleksi untuk diambil 36 siswa siswi terbaik sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat Wonosobo.


Lebih lanjut Kabag Kesra menyampaikan bahwa seleksi tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Saat ini tim seleksi terdiri dari Kodim, Polres, Pemda, Dinas Pendidikan dan Olah Raga. Dengan melibatkan instansi-instansi tersebut diharapkan bisa lebih baik dibandingkan dengan tahun–tahun yang lalu. Materi seleksi meliputi kesehatan, postur, psikologi, pengetahuan umum, dan lainnya. Calon anggota Paskibraka yang diseleksi adalah mereka yang ketika mengikuti tes duduk di kelas 1 SMA dan akan naik kelas 2 SMA. Mereka yang telah menjadi anggota Paskibraka diharapkan menjadi contoh di daerahnya. Karena diharapkan dia nanti bisa menularkan apa yang telah diajarkan dalam latihan selama 1 tahun, selama dia kelas 2 dan di kelas 3. "Kalau kematangan memang matang kelas 2 naik ke kelas 3, tapi kan nanti dia meninggalkan beberapa bulan ketika dia mau ujian, nggak mungkin dia memikirkan adik-adiknya lagi, terkecuali dia sudah lulus sekolah," jelasnya.

"Seleksi itu dimulai dari sekolah, dari sekolah nanti siapa yang berminat, kalau nggak ada minat dan kita batasi yang prestasinya tinggi, belum tentu bisa kalau dia nggak minat. Untuk itu yang minat dulu, terus syaratnya terpenuhi tinggi badan dulu, setelah itu dari kelasnya, terus setelah diseleksi di sekolahnya baru didata di kabupaten/kota tergantung di kabupaten/kota di provinsi itu," ucapnya.

Rencana latihan akan dimulai pada tanggal 1 Agustus. Sebelum latihan anggota yang terpilih akan dibina selama 3 hari. Pelatihan ini akan bekerja sama dengan Kesbangpol bertempat di Omah Duwur. Pembinaan ini sebagai bentuk persiapan awal agar tidak kaget pada saat latihan nantinya.


Serma Edy, salah satu tim seleksi dari Kodim yang bertugas pada seleksi kesehatan, menyampaikan bahwa tujuan diadakannya tes kesehatan adalah untuk mengetahui kondisi sesungguhnya calon Paskibra. Karena latihan Paskibra itu sangat berat. Mereka digembleng selama setengah bulan dibawah teriknya sinar matahari. Itu bukan perkara yang enteng. Untuk itu kesehatan merupakan modal yang utama.

Editor. Cici

No comments

Featured post

Sandal Jepit Termahal Di Dieng

Sandal Jepit Termahal Di Dieng -  Yang namanya nasib memang tidak bisa di tawar, gara-gara kehilangan sandal jepit di masjid Baiturohman Die...

Powered by Blogger.