JELANG RAMADHAN RIBUN BOTOL MIRAS DIMUSNAHKAN

Polres Wonosobo melaksanakan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras), ratusan liter miras tradisional (Tuwir). Senin (14/5).

Pemusnahan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonosobo. Pemusnahan barang bukti hasil operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan selama April 2018 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras, S.I.K., disaksikan oleh Forkompinda, tokoh masyarakat, pimpinan ormas serta alim ulama. Pemusnahan ini menandai bahwa hasil operasi penyakit masyarakat dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, ditindaklanjuti sesuai aturan. Menurut Kapolres, operasi yang digelar selama sebulan ini selain menyita barang bukti juga sudah dilakukan penindakan kepada para pedagang yang telah melanggar Perda dan sudah di lakukan sidang tipiring di Pengadilan Negeri Wonosobo. Selain pemusnahan barang bukti, juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Wonosobo Anti Miras oleh Forkompinda, alim ulama dan ormas di Kabupaten Wonosobo.

Dengan penandatanganan deklarasi ini diharapkan segala unsur bersama-sama ikut andil menjaga Kabupaten Wonosobo bebas miras. Karena keberhasilan pemusnahan ribuan botol miras hasil operasi Polres Wonosobo tak lepas dari bantuan/informasi dari masyarakat. Untuk itu Kapolres Wonosobo mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu keberhasilan operasi kepolisian.
a
Pemusnahan ini bukan akhir dari kegiatan kepolisian untuk menciptakan Wonosobo yang aman damai. Bahkan dengan penandatanganan Deklarasi Wonosobo Anti Miras, tentunya akan semakin ketat dalam pelaksanaan operasi, bukan hanya dilakukan oleh kepolisian, akan tetapi tentunya akan dilakukan operasi gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP. Akan tetapi sangat tidak diperbolehkan dilakukan sweeping oleh orang-orang yang tidak berhak. Pihak kepolisian mengimbau, bila memang ditemukan adanya penjualan miras, silahkan laporkan kepada Polri. Tidak harus datang ke Polsek/Polres, bisa langsung sampaikan kepada para Bhabinkamtibmas/Polmas yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Wonosobo. Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli, menyatakan siap bersama Polri dan Satpol PP untuk memberantas penyakit masyarakat dalam menciptakan Kabupaten Wonosobo yang aman dan damai. ( cici)

No comments

Featured post

Sandal Jepit Termahal Di Dieng

Sandal Jepit Termahal Di Dieng -  Yang namanya nasib memang tidak bisa di tawar, gara-gara kehilangan sandal jepit di masjid Baiturohman Die...

Powered by Blogger.