KEMAH CERIA DAS GARANG BARENG MERCY CORPS INDONESIA: KONSERVASI DAS GARANG HULU

mengurangi sampah kemasan plastik, Mercy Corps memberikan tempat minum portabel saat regristrasi kegiatan

satumenitnews.Semarang,- Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu ini  sering dituding sebagai penyebab banyak bencana seperti longsor dan banjir bandang, kadang kita lupa kerusakan alam sebagai penyebab awal tidak disebutkan karena alasan ekonomi.

Kerusakan alam yang serius bisa terlihat dari longsor dan banjir yang sering terjadi di daerah aliran sungai hulu, hal ini yang kemudian mencuri perhatian yayasan Mercy corps Indonesia, lembaga yang fokus mengangkat isu lingkungan, sosial dan budaya masyarakat ini bergerak, melalui program  tansform management dan pengelolan pengendalian banjir mengajak  anak-anak muda melakukan kegiatan kemah ceria DAS Garang.

Anak muda dipilih sebagai peserta bukan tanpa alasan. "kami mengajak anak muda berdiskusi mengenai konserfasi DAS Hulu. karena konserfasi sendiri tidak melulu penanaman, bisa jadi kesadaram masyarakat tentang membuang dan mengolah sampah dengan benar serta kegiatan lain yang berhubungan dengan pelestarian alam" ungkap wardah.
Wardah Koordinator acara Kemah Ceria DAS Garang dari Yayasan Mercy corps Indonesia menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan kepada izul dari komunitas blogger

"menurut PP nomer 37 tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. disebutkan bahwa Daerah Aliran Sungai yang selanjutnya disebut DAS adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan. Jadi masarakat DAS bukan hanya orang yang tinggal di pinggir sungai saja." beber wardah lebih lanjut. 

Daerah Aliran Sungai Garang yang melewati kabupaten Semarang, kota Semarang hingga Kab. Kendal dengan luasan Sungai 204 km² memiliki potensi bencana yang besar bila tidak diperlakukan dengan benar. Melalui kegiatan Kemah Ceria Das Garang Mercy corps indonesia yang di motori oleh wardah menggandeng perangkat desa dan pemuda desa Gugik mengadakan kegiatan di Wana Wisata Curug Semirang dan berharap ada perubahan pola pikir peserta saat pulang nanti.
Kemah Ceria DAS Garang

"saya berharap pola pikir peserta dapat berubah, bahwa alam milik bersama. bahwa Nasib daerah  hulu bisa membawa dampak sangat luas dan panjang bersama jutaan orang di bawah" pungkas Wardah. (***)

Baca juga:

6 comments:

  1. Acara keren..salut untuk para penggagasnya..

    ReplyDelete
  2. aku udah lama baca ini, tapi bingung komengnya.
    berita soale, euy..

    idem kek mbak tanti ae lah :D

    ReplyDelete
  3. Idem yg apik apik krn aku aja udah idem gini...

    ReplyDelete
  4. Ada yang hepi banget kayaknya, sampe2 angkat tangan gitu :p

    ReplyDelete
  5. Kegiatannya menarik dan bisa buat contoh generasi muda lebih sadar menjaga kelestarian alam.

    ReplyDelete

Featured post

Java Balloon Attraction Terbangkan 119 Balon Di Wonosobo

Java Balloon Attraction Terbangkan 119 Balon Di Wonosobo - Selimut Kabut masih Menutupi lapangan Desa Pagerejo Saat acara Java Baloon Attra...

Powered by Blogger.